MENELISIK SISI MAKNAWI DARI BATIN MANUSIA

Es cincau bang thoyyib

Selamat berjumpa kembali saudaraku semua, pada pertemuan kali ini mari kita lajutkan kembali dalam menggali sebagian dari Ilmu Ilahi yang mana dalam bagian Ilmu itu terdapat bahasan yang memaparkan tentang MENELISIK SISI MAKNAWI DARI BATIN MANUSIA .

MENELISIK SISI MAKNAWI DARI BATIN MANUSIA
Jalan-tah

 

 

 

 

Dalam menelisik dan mengetahui Batin manusia yang akan kita bahas di Blog ini bukan batin yang dimaksud oleh Kedokteran badani, yang mana kalo yang di jelaskan oleh Doker itu hanya dari segi Hisi ( fisik )

 

Sebab sudah barang tentu ada perbedaan anyara Batin Manusia secara Hisiy( fisik ) dan secara Maknawiyah. 

Misalnya :

Kalau menurut hasil Pemeriksaan Dokter, si Fulan itu sehat, dalam artian tidak berpenyakit sedikitpun.

Tapi kalau yang diperiksanya dari sisi maknawi, menyatakan bahwa si Fulan itu berpenyakit Hatinya sebab Hasud menjadi kegemarannya, Takabur prilakunya, ibadahnya tidak ada ke ikhlasan (mengharapkan pujian dari Makhluk, malah Aqidahnya juga melenceng dari yang semestinya.

Dengan contoh contoh singkat ini, jelaslah sudah perbedaannya dari kedua sisi yaitu dari sisi Hisiy (fisik) dan dari sisi Maknawi.

Untuk selanjutnya, sehubungan yang akan kita ungkap disini tentang Ilmu Ushuluddin, yang mana Ilmu ini sangat erat berkaitan dengan Hukum akal, maka dalam mengawali bahasan tersebut lebih mengutamakan membahas tentang : Akal, Nafsu, dan Ruh, supaya kita bisa membedakan satu persatu.

فاعلم

Ketahuilah…!!!

Bahwasannya didalam tubuh manusia itu terdapat Tiga unsur, unsur – unsur tersebut adalah

  • Ruh ( Nyawa )

Ruh atau nyawa itu berperan menjadi sebab hidupnya badan, dan itu menjadi syarat dalam segala hal. Nah untuk yang ini tidak usah kita bahas, sebab Haqiqatnya Ruh itu menjadi Rahasia Alloh subhaanahu wa ta’ala.

Kenapa Ruh gak bisa dijelaskan disini..?

Dikarenakan merujuk pada Firman Alloh dalam surat (Al-Isro’: ayat : 85) :

قُلِ الرُّوْحُ مِنْ اَمْرِ رَبِّي

Artinya : “Katakanlah…!!! Bahwa Ruh itu urusan Tuhan kami”.

Dengan demikian, maka disini tidak akan dibahas takut Suul adab karena ikut mencampuri urusan Ilahi.

Nafsu adalah yang menjadi sebab tetapnya hidup. Karena kalo orang hidup gak ada nafsu, berarti dia gak jauh beda dengan sebatang pohon.

  • Akal

Dengan disematkannya Akal pada manusia, maka haqiqatnya dia menjadi serba tau dan bisa Ma’rifat. Serta bisa membedakan antara manusia dan hewan dengan akalnya.

Untuk selanjutnya mari kita ulas dan bongakar satu persatu mulai dari yang namanya Nafsu dan Akal. Karena ini poin penting yang akan menggiring kita pada ke-Ma’rifata.

  • An-Nafsu

Poin pertama yang akan kita ulas adalah pengertian dan pembagian dari apa yang disebut nafsu. Karena Nafsu itu terbagi menjadi Dua jenis ;

Read More

MENGOLAH RASA DALAM MENGGAPAI CINTA YANG MAHA KUASA

Dikala orang – orang berlomba – lomba supaya bisa menggapai Haqiqat cinta-Nya yang maha kuasa, dengan banyak cara yang dilakukan sampai – sampai jalan yang salahpun ditempuhnya. Mengapa mereka menempuh jalan yang salah…? Dikarenakan malasnya menggali dan mencari yang ahli dalam Mengolah Rasa dalam menggapai cinta yang maha kuasa.

Dan yang menjadi trend saat ini, memilih yang serba instant, makanya saat mengolah rasa dalam menggapai cinta Yang Maha Kuasa pun pake yang instant pula, ujung – ujungnya Cintanya pun hanya seketika, sehingga tak ada bekas sedikitpun yang tertanam dalam jiwanya.

Malah ngelantur nie bahasan……

Mari kita kembali ke topik diatas, yaitu mengolah rasa dalam menggapai cinta Yang Maha Kuasa. Kenapa bahasan kali ini dikasih topik demikian..?

Karena yang akan kita bahas saat ini adalah mengulas sedikit tentang Rasa karena kalo tanpa rasa, semuanya hambar dan tiada guna.

Dan yang akan di ulas disini adalah Rasa dalam beribadah supaya ibadah kita lebih gereget dan lebih sempurna.

Bahasan apa sih yang bersangkutan dengan Rasa dalam ibadah…? Bahasan tentang rasa dalam ibadah adalah Ihsan. (Semoga pembaca yang bernama Ihsan sesuai dengan makna dari kata Ihsan menurut keterangan yang ada).

Emang apa sih pengertian Ihsan…??  Pengertian Ihsan adalah :

اَلْإِحْسَانُ هُوَ اَنْ تَعْبُدَ رَبَّكَ كَأَنَّكَ تَرَاهُ، فَإِنْ لَّمْ تَكُنْ تَرَاهُ فَإِنَّهُ يَرَاكَ

Artinya : “Yang dinamakan Ihsan itu adalah : Ibadah (Menyembah dan men-Tauhid-kan) Engkau kepada Alloh seolah – olah engkau melihat-Nya. Seandainya engkau tidak bisa dengan cara melihat-Nya, maka perbaiki (sempurnakanlah) amal Ibadahmu sebab Alloh itu Maha Tau segala apa tentang-mu”.

Dengan demikian, kita harus mempunyai perasaan selalu dilihat oleh Alloh.

Adapun lafazh yang pertama yaitu : Read More

5 LANDASAN DASAR – DASAR AGAMA ISLAM

Islam

5-landasan-dasar-dasar-agama-islam Selamat berjumpa kembali saudaraku semua, mari kita lanjutkan lagi dalam mengulas sedikit pengetahuan dalam Agama Islam.

Semoga dengan bertambahnya pengetahuan kita, hati kita akan lebih kokoh lagi dalam memegang teguh agama Islam yang telah tertanam sejak dini.

Untuk pengetahun mendasar yang sebagian mungkin telah dikenalkan pada kita saat pendidikan PAUD, nah disinipun kita mencoba tuk mengingat kembali, dan apa saja 5 landasan dasar-dasar Agama Islam itu.

Baca juga : Agama

5-landasan-dasar-dasar-agama-islam yang 1. Pengertian Islam

Sebelum mengulas lebih jauh, mari kita ketahui dulu apa itu pengertian Islam. Pengertian Islam itu adalah :

اَلْاِسْلَامُ هُوَ اَلْاِنْقِيَادُ لِأَمْرِ اللّٰهِ وَالْاِجْتِنَابُ عَنْ نَوَاهِيْهِ

Artinya : “Yang disebut Islam itu adalah Turut, pasrah, dan Rido akan Hukum – hukum dari Alloh. Dengan cara melaksanakan segala perintah-Nya serta menjauhi dari segala apa yang dilarang oleh-Nya”.

5-landasan-dasar-dasar-agama-islam
Islam

Itu pengertian dari Islam. Adapun untuk penjelasan lebih rinci serinci-rincinya, dipersilahkan ikuti Majlis – Majlis pengajian terdekat saja biar lebih Ajib. Karena disini hanya akan menyampaikan secara garis besarnya saja.

5-landasan-dasar-dasar-agama-islam yang ke2. Rukun Islam

Landasan dasar selanjutnya adalah Rukun Islam. Rukun Islam terdiri dari Lima poin :

  • Mengucapkan Dua kalimat Syahadat, yaitu : 

أشهد ان لا اله الا الله واشهد أن محمدا رسول الله

Artinya : ” Aku bersaksi ( aku tahu, aku membenarkan, aku meyakini, aku percaya) bahwa tiada Tuhan yang layak disembah dengan sesungguhnya kecuali Alloh, dan aku bersaksi bahwa sesungguhnya Nabi Muhammad itu Utusan Alloh”.

 

 

 

Read More

5 LANGKAH DASAR DALAM MEMPERKOKOH KEIMANAN

Alhamdulillaahi robbil-‘aalamiin kita masih bisa diperemukan kembali oleh Alloh Subhaanahu wa Ta’alaa, yang mana atas berkah dan rohmat-Nya, kita masih diberikan kesepatan tuk menghirup udara segar, supaya kita bisa lebih mempertebal keimanan.

 

Dan pada pertemuan kita kali ini, kita akan mencoba mengurai dari bahasan yang telah lalu yang tercantum dalam Bahasan yang pertama, pada poin terakhir yang MENJADI SYARAT BERDIRINYA AGAMA pada poin pertama yaitu IMAN
Alasan mendahulukan bahasan tentang Iman ialah dikarenakan, semua tulisan yang ada di Blog ini akan mengulas tentang masalah ke Iman an.

 

Dan semua yang ada kaitannya dengan keimanan. Mulai dari pengertian Iman, Rukun Iman, Jalan Iman, Martabat atau tingkatan Iman, dan kesempurnaan Iman.

Langkah pertama : Read More

MENGUAK MAKNA YANG ADA KAITANNYA DENGAN AGAMA

Agama

MUQADDIMAH

الحمد لله الذى قال في كتابه العزيز:  إن الدين عند الله الإسلام. أشهد أن لا إله إلاالله وحده لاشريك له الملك العلام . وأشهد أن محمدا عبده ورسوله المبعوث إلى كافة الأنام . والصلاة والسلام على سيدنا محمد أشرف الأنام. وعلى أله وأصحابه الكرام. ومن تبعهم إلى الوقة المعلوم.  Agama islam (أمابعد) 0: فاعلم

Ketahuilah … !!!

Read More

SELAYANG PANDANG

Ilmu Tauhid, ushuluddin

Selayang pandang escincau.com Didalam blog ini insya Alloh akan mengulas garis besar dari Ilmu Tauhid atau Ushuluddin, yang mana ilmu ini sangatlah penting bagi kita semua.

Adapun posisi Ilmu tauhid atau Ushuluddin itu sendiri ibarata suatu pondasi dalam sebuah bangunan, makanya untuk memperkokohnya mari kita gali secara perlahan.

Ilmu Tauhid, ushuluddin

بسم الله الرحمن الرحيم

Alhamdulillaahi wahdahu
Wash-sholaatu was-salaamu ‘alaa Rosuulillaah~
Sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa Aalihii wa man waalaah…
Tulisan di blog ini akan dinamai ” ‘Aqidatun najiin fii Ushuuluddiin” yang artinya ” Keyakinan orang-orang yang selamat” yang akan menjelaskan Dasar-dasar Agama. Atau disebut juga ” Ilmu Ushuluddin, atau Ilmu Tauhid”.

Yaitu suatu Ilmu yang diperuntukkan supaya sampai pada keyakinan bahwa Alloh Ta’ala itu Maha Tunggal.
Yang menjadi motivasi bagi saya untuk nyusun tulisan disini adalah tiada lain tujuan yang paling utama, untuk mengingat-ingat pelajaran dulu waktu belajar ngaji di kampung.
Selain mengingat-ingat juga, masih tujuan utamanya : “Supaya anak-anakku kelak, gak hanyut dengan Modernisasi tekhnologi yang semakin hari semakin canggih”.

Read More