Anjuran Menutup Kepala

Anjuran menutup kepala [bukakitab.com] Alhamdulillaah pada kesempatan yang berbahagia ini kami akan memuat sebuah tulisan yang berkenaan dengan tutup kepala.

Dari beberapa keterangan disebutkan bahwa kita itu dianjurkan untuk selalu menutupi kepala kita ini, alasannya mari kita lihat beberapa penjelasan dibawah ini.

Anjuran Menutup Kepala yang pertama

Diriwayatkan dari Ibnu Umar RA, Ia berkata :

أن رسول الله صلى الله عليه وسلم كان يلبس قلنسوة بيضاء

Sesungguhnya Rasul SAW memakai kopiah putih [HR Baihaqi]

Catatan

Hadits di atas dinilai sebagai hadits dha’if karena dalam jalur periwayatannya terdapat perawi tunggal yaitu ibnu kharras dan ia dha’if. Ibnu Hajar al-Haitami berkata :

قد اتفق العلماء على جواز العمل بالحديث الضعيف في فضائل الأعمال لأنه إن كان صحيحا في نفس الأمر، فقد أعطي حقه من العمل به وإلا لم يترتب على العمل به مفسدة تحليل ولا تحريم ولا ضياع حق للغير.

Artinya : Para ulama sepakat atas bolehnya mengamalkan hadits dla’if dalam fadlailul a’mal (keutamaan amalan). Karena jika hadits tersebut ternyata benar, maka sudah seharusnya diamalkan. Dan jika ternyata tidak benar, maka pengamalan terhadap hadits tersebut tidaklah mengakibatkan kerusakan (mafsadah) menghalalkan yang haram, mengharamkan yang halal, dan tidaklah menyia-nyiakan hak orang lain. [FathulMubin Fi Syarhil Arbain]

Tidak ada perbedaan pendapat diantara para ahli fiqih tentang kesunahan menutup kepala ketika shalat bagi laki-laki baik dengan surban atau yang semakna dengan itu karena begitulah shalatnya Nabi SAW. [Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyyah Al-Kuwaitiyah]

Allah SWT berfirman : “Wahai anak keturunan Adam kenakanlah pakaian perhiasan kalian setiap kali kalian mengerjakan shalat” [QS al-A’raf : 31].

Diantara perhiasan seorang mukmin adalah penutup kepala, seperti songkok, dan imamah (surban). Kebiasaan Nabi saw, dan para sahabatnya, baik dalam sholat, maupun di luar sholat, mereka senantiasa mengenakan imamah (surban), burnus penutup kepala yang bersambung dengan pakaian), atau songkok. Read More